Ismail Bachtiar Dorong Perluasan Pelabuhan Parepare, Dongkrak Ekonomi di Kawasan Indonesia Timur

Utarakannews.com, Parepare – Anggota Komisi VI DPR RI, Ismail Bachtiar, mendorong penuh langkah perluasan Pelabuhan Parepare, Sulawesi Selatan. Langkah ini dinilai mendesak mengingat posisi strategis pelabuhan tersebut sebagai pintu gerbang utama logistik dan penumpang di Kawasan Timur Indonesia (KTI) setelah Kota Makassar.

Kunjungan kerja tersebut disambut Branch Manager PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) Branch Parepare, Beny, serta didampingi oleh Anggota DPRD Kota Parepare Sappe. Dalam kesempatan itu, Ismail memantau langsung aktivitas operasional dan menanggapi keluhan masyarakat mengenai infrastruktur, termasuk persoalan minimnya pencahayaan di area pelabuhan.

Ismail mengungkapkan bahwa rencana pengembangan pelabuhan ini sudah memasuki tahapan perencanaan yang matang. Pemerintah melalui skema proyek tahun jamak (multiyear) dan keterlibatan badan investasi Danantara diharapkan mampu mempercepat transformasi pelabuhan ini menjadi lebih modern.

“Saya berkesempatan bersilaturahim dan memantau langsung seperti apa kegiatan yang ada di Pelabuhan Parepare. Itu sudah tahap perencanaan, insya Allah akan ada perluasan kawasan pelabuhan, masuk multiyear. Saya kira itu juga didorong oleh Danantara untuk melakukan investasi ke tempat-tempat strategis, termasuk salah satunya Pelabuhan Parepare,” jelasnya, Jumat (1/5/2026).

Menurutnya, urgensi perluasan ini tidak lepas dari status Parepare sebagai hub paling strategis di KTI. Legislator muda ini juga menyoroti tingginya arus penumpang yang sudah sangat padat. Berdasarkan penjelasan dari Branch Manager Pelindo Parepare, Beny, penataan alur penumpang dan fasilitas keamanan seperti sistem X-ray menjadi prioritas dalam rencana perluasan kawasan baru.

“Ini salah satu hub paling strategis di kawasan Indonesia Timur setelah Kota Makassar, sehingga apa yang kemudian dikeluhkan masyarakat itu bisa diatasi dengan segera.

Kalau hemat saya mendengar penjelasan Pak Beny, itu sudah sangat mendesak karena traffic penumpang di sini cukup tinggi. Selama ini alur in-out X-ray mungkin masih satu kawasan, nanti akan dibuat lebih luas dengan kawasan yang baru,” ungkapnya.

Selain perbaikan fasilitas, Ismail berharap proyek ini memberikan dampak ekonomi nyata bagi warga lokal, terutama melalui penyediaan ruang bagi pelaku usaha kecil.

“Harapannya karena penumpang naik, ada kesempatan juga untuk masuk khususnya kawasan UMKM. Semoga ini bisa menjadi nilai tambah bagi masyarakat, paling tidak mendapatkan dampak samping khususnya pada peningkatan ekonomi masyarakat sekitar,” pungkasnya.

Dengan dukungan pusat dan koordinasi bersama pemerintah daerah serta Pelindo, perluasan Pelabuhan Parepare diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi baru di Sulawesi Selatan, khususnya di Kawasan Indonesia Timur.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *