Tepat pada malam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Kota Parepare, Wali Kota Tasming Hamid melantik 564 Ketua RT dan RW di kawasan Mattirotasi, Senin, 16 Februari 2026, malam.
Ribuan masyarakat dan unsur Forkopimda turut menyaksikan prosesi tersebut. Pelantikan tersebut, menjadi momentum memperkuat pondasi pelayanan publik di akar rumput.
Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menegaskan ketua RT dan RW bukan sekadar perangkat administratif, melainkan ujung tombak pelayanan publik. Mereka adalah pihak pertama yang bersentuhan dengan persoalan warga, mulai dari urusan sosial hingga pemberdayaan ekonomi.
Ia secara khusus menekankan pentingnya akurasi data penerima bantuan sosial. Menurutnya, RT/RW adalah pihak yang paling memahami kondisi riil warganya.
“Kawal bantuan tepat sasaran karena Bapak/Ibulah yang lebih paham datanya. Musyawarahkan dengan kelurahan. Bisa jadi bulan ini tidak mampu, bulan depan sudah mampu. Atau sebaliknya, bulan ini mampu, bulan depan terpuruk. Upgrade data,” tegasnya, sembari memberikan ultimatum kepada para lurah.
Ia juga memastikan seluruh ketua RT/RW kini terlindungi melalui kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan. Santunan sekitar Rp40 juta diberikan kepada ahli waris jika meninggal dunia saat menjalankan tugas.
“Baja sangadie napoleiki ajjaletta’ (besok atau lusa kematian menghampiri). Ini tidak diminta-minta. Kalau kita meninggal dalam keadaan bekerja melayani masyarakat, maka kita akan diberi santunan,” ucapnya, menggaungkan bahasa Bugis dalam sambutan.
Ia menambahkan, puncak perayaan HUT ke-66 Kota Parepare akan dilanjutkan usai Ramadan yang akan dihadiri langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan.
Ia pun mengajak seluruh elemen memperkuat kolaborasi. “Saya yakin dan percaya, jika kita punya komitmen bersama, kita akan wujudkan kota terbaik, sejahtera, dan maju,” pesan TSM, akronim nama dia yang menjadi penguat visi pemerintahannya Terbaik Sejahtera Maju (TSM)