Polsek Ujung: Menjaga Nafas Kota dan Ketentraman Warga Jelang Ramadan

Utarakannews.com, Parepare – Ketika sebagian besar warga mulai mengistirahatkan diri, deru mesin mobil patroli Polsek Ujung justru baru membelah keheningan malam. Dimulai sejak Rabu malam hingga menyentuh waktu dini hari, Kamis (12/2/2026), korps baju cokelat ini bergerak menyisir jalanan.

Mereka bukan sedang mengejar pelaku kejahatan, melainkan sedang “menjemput” rasa aman warga yang kini tengah bersiap menyambut tamu agung, yakni bulan suci Ramadan. Di bawah komando KA SPKT Regu 1, Aiptu Muh Rezki, patroli maraton ini menjadi bukti bahwa keamanan tak pernah mengenal jam kerja.

Kesibukan di Kantor Cabang Pegadaian Jalan Kijang menjadi salah satu fokus pantauan. Di sana, petugas memastikan bahwa aset dan pusat transaksi ekonomi warga tetap terjaga, memberikan jaminan bahwa setiap sudut vital di wilayah ini tetap berada dalam pengawasan.

Perjalanan berlanjut menyisir pusat keramaian di Taman Mattirotasi hingga ke area penginapan saat jarum jam mulai merangkak ke angka kecil.

Di bawah arahan Kapolsek Ujung, Kompol Nur Parappe, personel tidak sekadar melintas. Mereka memantau setiap pergerakan yang mencurigakan guna memastikan tidak ada ruang bagi penyakit masyarakat yang dapat menodai kesucian bulan puasa mendatang.

Bagi jajaran Polres Parepare dibawah komando AKBP Indra Waspada Yuda ini, patroli dini hari ini adalah seni menjaga keseimbangan antara penegakan aturan dan pendekatan hati di saat kota sedang terlelap.

Ada pemandangan menarik saat Aiptu Muh Rezki berhenti sejenak untuk berdialog dengan beberapa warga yang masih beraktivitas di luar rumah saat dini hari. Di sana, seragam polisi tidak lagi tampak menjaga jarak, melainkan menjadi sandaran cerita.

“Keamanan itu seperti udara, baru terasa sangat berharga saat ia hilang. Itulah mengapa kami hadir di sini, mulai malam hingga fajar menjelang, sebelum masalah itu muncul,” ujar Aiptu Muh Rezki dengan nada tenang namun tegas.

Ia menekankan bahwa meski hasil patroli hingga Kamis dini hari tersebut nihil pelanggaran hukum, edukasi tidak boleh berhenti. Pesan Kamtibmas tetap disampaikan secara humanis, warga diingatkan untuk kembali menjadi “polisi” bagi lingkungannya sendiri, saling menjaga, saling mengingatkan.

Kapolsek Ujung, Kompol Nur Parappe, mengungkapkan bahwa target utama dari langkah personelnya yang berjaga hingga dini hari adalah kedamaian batin masyarakat.

“Kami ingin saat Ramadan tiba nanti, warga tidak lagi merasa was-was. Dengan patroli yang konsisten dari malam hingga dini hari, kami ingin memastikan warga bisa beristirahat dan nantinya beribadah dengan fokus, karena mereka tahu kami ada di sekitar mereka,” tegasnya.

Saat fajar mulai menyingsing di ufuk timur Parepare pada Kamis pagi, Polsek Ujung telah meninggalkan jejak penting, sebuah janji bahwa keamanan di wilayah hukum mereka bukan sekadar rutinitas, melainkan pengabdian tanpa henti demi kekhusyukan doa-doa warga di sepanjang bulan Ramadan nanti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *