Utarakannews.com, Parepare – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Parepare memberikan pendampingan langsung pada pelaksanaan Pemilihan Ketua OSIS (Pilketos) Serentak 2026 di SMA Negeri 3 Parepare.
Kegiatan ini dihadirkan sebagai wujud nyata pendidikan pemilih dalam menanamkan nilai-nilai demokrasi sejak dini bagi para peserta didik.
Kepala SMA Negeri 3 Parepare Muh. Taha Taking, menyambut positif kehadiran lembaga penyelenggara pemilu tersebut di lingkungan sekolahnya. Menurutnya, pendampingan ini memberikan pengetahuan serta pengalaman berdemokrasi secara langsung bagi para siswa.
“SMA Negeri 3 Kota Parepare secara konsisten menghadirkan berbagai tokoh dan lembaga untuk memperluas wawasan serta motivasi siswa, salah satunya melalui kehadiran KPU Kota Parepare,” kata Taha Taking, Rabu (23/9/2026).
Sementara itu, Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPU Parepare, Ahmad, menjelaskan bahwa pelaksanaan Pilketos saat ini telah memasuki tahapan kampanye dan sosialisasi.
Pada tahap krusial ini, lanjut Ahmad, panitia sekolah diminta untuk memberikan ruang yang setara dan proporsional bagi seluruh pasangan calon dalam menyampaikan visi dan misi mereka.
“Sebagai penyelenggara Pilketos, kita harus mampu berlaku adil kepada seluruh pasangan calon. Caranya adalah dengan memastikan perlakuan yang diberikan itu sama, proporsional, serta tidak memihak atau curang,” tegas Ahmad.
Dalam kesempatan yang sama, Ahmad turut memaparkan pentingnya penerapan asas Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur, dan Adil (Luber Jurdil). Ia menegaskan bahwa prinsip-prinsip tersebut harus diterapkan secara optimal oleh penyelenggara di tingkat sekolah guna menjaga integritas serta keadilan pemilihan.
Melalui program pendampingan ini, KPU Kota Parepare berharap perhelatan Pilketos Serentak 2026 tidak sekadar menjadi agenda rutinitas tahunan sekolah. Lebih dari itu, kegiatan ini diarahkan menjadi wadah efektif pembentukan karakter pemilih pemula yang cerdas.
Ahmad berpesan agar para siswa dapat menyerap pengalaman dari setiap tahapan pemilihan ini sebagai bekal berharga, sebelum nantinya kelak terlibat langsung dalam pesta demokrasi yang sesungguhnya di masa depan.
