Utarakannews.com, Jakarta – Gelombang musik buatan kecerdasan buatan (AI) kian membanjiri platform streaming. Menanggapi hal ini, Spotify resmi meluncurkan fitur baru untuk membantu pengguna membedakan mana karya musisi manusia dan mana yang murni hasil generatif mesin.
Fitur ini hadir dalam bentuk lencana centang hijau bertajuk “Verified by Spotify”. Lencana tersebut akan nampak di samping nama artis sebagai penanda keaslian identitas sang musisi di platform tersebut.
Bukan Sekadar Verifikasi Biasa
Berbeda dengan sistem verifikasi manual, Spotify menggunakan sistem penyaringan otomatis yang canggih. Sistem ini akan membedah profil artis berdasarkan riwayat keterlibatan pendengar, aktivitas akun, hingga kepatuhan terhadap kebijakan platform.
Tak hanya itu, sistem juga akan melacak “jejak digital” manusia di luar platform, seperti:
- Keberadaan jadwal konser live (langsung).
- Penjualan merchandise resmi.
- Akun media sosial yang tertaut secara sah.
Untuk memastikan akurasi, Spotify tetap menyiagakan tim peninjau manusia. Prioritas awal akan diberikan kepada musisi dengan volume pencarian tertinggi untuk memastikan profil mereka tidak disalahgunakan oleh pihak yang menggunakan AI secara tidak beretika.
Mirip ‘Label Nutrisi’
Spotify mengibaratkan fitur ini seperti label “nutrition facts” pada kemasan makanan. Pengguna kini bisa mendapatkan informasi mendalam mengenai latar belakang dan keaslian seorang artis sebelum mulai memutar lagunya.
Langkah ini diambil karena derasnya arus konten AI yang seringkali membuat pendengar bingung. Dengan adanya centang hijau, artis manusia kini memiliki kendali lebih besar atas konten yang tampil di profil mereka.
Bagaimana Jika Musisi Menggunakan AI?
Lantas, bagaimana dengan musisi manusia yang menggunakan AI sebagai alat bantu kreatif? Spotify menegaskan bahwa penggunaan AI tidak serta-merta menggugurkan status verifikasi.
Selama ada keterlibatan manusia yang nyata di balik karya tersebut, lencana centang hijau tetap bisa didapatkan. Kebijakan ini disebut akan terus berkembang mengikuti dinamika industri musik global.
Saat ini, fitur “Verified by Spotify” masih dalam tahap uji coba beta dan akan digulirkan secara bertahap kepada seluruh pengguna dalam beberapa minggu ke depan.
