Utarakannews.com, Parepare – Media FC Parepare berhasil mengamankan posisi puncak klasemen Grup D Liga Ramadan
setelah menumbangkan Bintang Muda Paccekke (BMP) dengan skor meyakinkan 2-0. Laga yang sarat emosi ini berlangsung di Lapangan Andi Makkasau, Kota Parepare, Kamis (26/02/2026) sore.
Ada pemandangan berbeda dalam laga ini. Skuad Media FC tampak mengenakan pita hitam di lengan sebagai simbol duka mendalam atas berpulangnya Manajer Media FC, H. Syamsul Latanro, serta Official tim, Rusli Djafar.
“Sebelum laga berlangsung, kita juga bersama-sama berdoa untuk mereka. Semoga almarhum diberikan tempat yang layak di sisi-Nya,” ujar Kifly, Official Media FC, dengan nada haru.
Duel yang berlangsung dalam durasi 2×20 menit ini berjalan dalam tempo tinggi sejak awal. Tim berjuluk “The Journalist” tersebut langsung mengambil inisiatif serangan begitu peluit kick-off dibunyikan.
BMP sempat memberikan perlawanan melalui skema serangan balik cepat. Namun, lini belakang Media FC yang dikomandoi oleh kapten tim, Fathur Yan, tampil disiplin dan berhasil meredam setiap ancaman yang datang.
Kebuntuan akhirnya pecah di menit ke-15. Fathur Yan—yang merupakan putra legenda Persipare, Yan Ambasalu—melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang gagal dibendung kiper lawan. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, pelatih Media FC, Muhammad Khadafi, melakukan rotasi dengan memasukkan Melki Pathian dan Rifsanjani untuk menambah daya gedor. Strategi ini terbukti efektif dengan terciptanya sejumlah peluang emas di mulut gawang BMP.
Gol pengunci kemenangan akhirnya lahir pada menit ke-37. Alif berhasil menyontek bola masuk ke gawang lawan memanfaatkan umpan tarik akurat dari Anto. Skor 2-0 pun bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.
Meski puas dengan kemenangan ini, pelatih Muhammad Khadafi menekankan bahwa timnya tidak boleh cepat berpuas diri.
“Ini tentunya menjadi motivasi buat kami untuk menatap laga kedua,” ungkapnya usai pertandingan.
Ia juga mencatat beberapa poin penting yang perlu dibenahi, khususnya di sektor lini depan. “Tadi kita menciptakan banyak peluang, namun beberapa tidak berhasil dimaksimalkan. Ini menjadi koreksi untuk penyelesaian akhir di laga selanjutnya,” pungkasnya.
