Utarakannews.com, Makassar – Di balik megahnya Aula Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Senin (5/1/2026) nanti, tersimpan sebuah kisah tentang doa yang tak pernah putus, pengabdian tanpa pamrih, dan mimpi yang dijaga bertahun-tahun. Andi Alfianto Anugrah Ilahi, putra mantan Kapolsek Soreang Polres Parepare, AKP (Purn) Dr. AM Natsir, SH, MH, M.Si, akan berdiri di hadapan para profesor untuk mempertahankan disertasinya dan menyandang gelar doktor.
Bagi keluarga Andi Alfianto, momen ini bukan sekadar seremoni akademik. Ini adalah puncak dari perjalanan panjang seorang anak yang tumbuh dalam kesederhanaan, menyaksikan langsung bagaimana sang ayah mengabdi kepada negara, siang dan malam, demi menjaga keamanan masyarakat. Nilai disiplin, kejujuran, dan kerja keras yang ditanamkan sejak kecil itulah yang kini menjelma menjadi kekuatan dalam menapaki dunia akademik.
“Alhamdulillah, semua ini karena doa orang tua dan dukungan masyarakat Parepare,” ujar Andi Alfianto dengan suara bergetar saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa, (30/2025).
Ia mengaku tak pernah membayangkan akan sampai di titik ini tanpa sokongan moral dari keluarga dan lingkungan tempat ia dibesarkan.
“Saya sangat berterima kasih kepada masyarakat Parepare atas doa-doanya selama ini. Semoga promosi doktor nanti berjalan dengan baik,” tambahnya.
Dalam sidang terbuka itu, Andi Alfianto akan mempertahankan disertasi berjudul “Pengaruh Digital Marketing, Kualitas Layanan, dan Kepercayaan terhadap Kepuasan serta Loyalitas Nasabah pada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk di Wilayah Ajattapareng.” Riset ini lahir dari kepekaannya melihat perubahan perilaku masyarakat dalam mengakses layanan perbankan, terutama di daerah yang tengah beradaptasi dengan percepatan digitalisasi.
Wilayah Ajattapareng dipilih bukan tanpa alasan. Bagi Andi Alfianto, daerah ini bukan sekadar objek penelitian, tetapi ruang hidup masyarakat yang ingin ia beri kontribusi ilmiah. Disertasinya diharapkan mampu menjadi rujukan praktis bagi industri perbankan dalam membangun kepercayaan dan loyalitas nasabah di era digital.
Perjalanan akademik tersebut ditempuh dengan penuh dinamika. Di bawah bimbingan para guru besar UMI, yakni Prof. Dr. Roslina Alam, SE, M.Si; Prof. Dr. Hj. Syamsu Nujum, SE, MM; serta Prof. Dr. St. Sukmawati, SE, MM, Andi Alfianto melewati proses riset yang ketat dan penuh tantangan. Ujian demi ujian juga akan dihadapi bersama tim penguji yang terdiri dari akademisi ternama, di antaranya Prof. Dr. H. Salim Basalamah, SE, M.Si; Prof. Dr. H. Baso Amang, SE, M.Si; Prof. Dr. Kasnaeny Karim, SE, M.S; dan Dr. H. Sabri Hasan, SE, MM.
Bagi sang ayah, AKP (Purn) Dr. AM Natsir, keberhasilan putranya adalah kebahagiaan yang tak ternilai. Pengabdian panjangnya sebagai aparat kepolisian kini seolah menemukan makna lain melihat anaknya tumbuh, berjuang, dan mencapai prestasi tertinggi melalui jalur pendidikan.
Sidang promosi doktor ini bukan hanya tentang gelar, tetapi tentang kesinambungan nilai, dari pengabdian seorang ayah di lapangan, ke kontribusi seorang anak di dunia ilmu pengetahuan. Sebuah kisah yang mengharumkan nama keluarga, almamater, dan Kota Parepare.
