Utarakannews.com, Jakarta – Meta resmi memulai uji coba fitur langganan terbaru bernama Instagram Plus. Lewat fitur berbayar ini, pengguna bisa menikmati beragam fasilitas eksklusif, salah satunya melihat Instagram Stories orang lain secara diam-diam tanpa ketahuan.
Saat ini, uji coba tersebut baru digulirkan secara terbatas di tiga negara, yakni Filipina, Jepang, dan Meksiko. Pengguna di negara tersebut melaporkan tarif langganan Instagram Plus dibanderol mulai dari USD 1,07 hingga USD 2,20 atau sekitar Rp 18.181 – Rp 37.382 per bulan.
Meta menyebut langkah ini diambil untuk mengakomodasi tren konsumsi konten pengguna yang kini lebih condong ke Stories daripada feed utama.
“Meta tampaknya ingin meningkatkan pengalaman pengguna, seiring dengan tren penggunaan Stories yang semakin meningkat dibandingkan feed,” tulis Meta dalam keterangannya.
Daya tarik utama Instagram Plus adalah fitur “mode siluman”. Pengguna berbayar tidak akan muncul dalam daftar penonton (viewers) saat melihat Stories akun lain. Sebaliknya, pelanggan justru bisa memantau siapa saja yang paling sering menonton ulang Stories mereka.
Tak hanya itu, durasi konten Stories yang biasanya hilang dalam 24 jam bisa diperpanjang menjadi 48 jam. Meta juga menyematkan fitur ‘Superlike’ dan ‘Spotlight’ untuk meningkatkan visibilitas unggahan.
“Pengguna berbayar juga bisa mengetahui berapa kali Stories mereka ditonton ulang, serta menelusuri daftar penonton untuk mengecek apakah seseorang tertentu sudah melihat Stories yang diunggah,” lanjut keterangan tersebut.
Selain fitur privasi, Instagram Plus memungkinkan pengguna membuat beberapa daftar audiens khusus, melampaui fitur ‘Close Friends’ yang sudah ada saat ini.
Meski uji coba sudah berjalan di tiga negara, pihak Meta mengaku masih memantau respons pasar. Perusahaan yang dipimpin Mark Zuckerberg ini belum memberikan kepastian apakah Instagram Plus akan dirilis secara global atau tidak.
“Meta masih mengevaluasi berbagai fitur dalam Instagram Plus sebelum memutuskan peluncuran resminya ke publik di masa depan,” tegas pihak Meta.
Kehadiran Instagram Plus ini semakin mempertegas ambisi Meta dalam memonetisasi layanan premium. Sebelumnya, Meta sudah lebih dulu merilis Meta Verified atau fitur centang biru berbayar untuk Instagram dan Facebook pada 2023 lalu.
