Utarakannews.com, Parepare – Komitmen tinggi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat kembali ditunjukkan oleh Direktur Perumda Air Minum (PAM) Tirta Karajae Kota Parepare, Abdul Azis. Di saat sebagian besar warga tengah bersitirahat pada Sabtu malam (31/10/2026), ia justru turun langsung ke lapangan.
Sekitar pukul 23.40 wita, Abdul Azis meninjau langsung proses pengerjaan koneksi jaringan pipa di wilayah Kelurahan Lompoe, Kecamatan Bacukiki.
Kehadirannya di lokasi malam itu bukan sekadar memantau, melainkan memastikan seluruh tahapan teknis berjalan lancar dan tepat waktu demi segera mengoptimalkan kembali pendistribusian air bersih ke rumah-rumah pelanggan.
Langkah ini diambil menyusul adanya penyesuaian serta rekayasa jalur distribusi air bersih ke sejumlah wilayah terdampak. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan keandalan pasokan, khususnya bagi warga yang tinggal di kawasan dengan elevasi atau dataran yang lebih tinggi.
Abdul Azis menjelaskan bahwa pihaknya melakukan perubahan skema sumber pasokan air setelah melalui kalkulasi teknis yang matang.
“Perubahan skema ini kami lakukan berdasarkan pertimbangan teknis, terutama menyasar wilayah pelanggan yang berada di area cukup tinggi agar mendapatkan pasokan air yang lebih stabil dan optimal,” katanya, Sabtu (31/10/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Abdul Azis menjelaskan bahwa pihak PAM Tirta Karajae melakukan penyesuaian dan perubahan alur pendistribusian air bersih di sejumlah kawasan. Ada pun wilayah yang mengalami perubahan sumber suplai air diantaranya Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Kesuma Timur, Jalan H.P. Cara, Aspol 1, Jalan Patung Pemuda, Jalan H.P. Midding.
“Wilayah-wilayah tersebut yang tadinya mendapat suplai air dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) 1 Salo Karajae, kini dialihkan ke sumber Sumur Dalam Bambu Runcing,” ujarnya.
Perubahan alur pendistribusian ini dilakukan berdasarkan pertimbangan kondisi geografis wilayah yang berada di dataran cukup tinggi. Dengan pengalihan ke Sumur Dalam Bambu Runcing, tekanan air ke pelanggan di titik-titik tersebut diharapkan menjadi lebih stabil dan maksimal.
Sementara itu, untuk IPA 1 Salo Karajae kini difokuskan untuk mengoptimalkan layanan pendistribusian air ke sejumlah wilayah diantaranya, Jalan Bambu Runcing, BTN Pondok Bahagia, Jalan Kelapa Gading, Jalan Jati Putih, dan Jalur Dua Binalipu.
Pemindahan alur distribusi ini disesuaikan dengan kondisi geografis wilayah yang berada di dataran cukup tinggi. Dengan mengalihkan suplai ke Sumur Dalam Bambu Runcing, tekanan air ke pelanggan di titik-titik tersebut diharapkan menjadi jauh lebih stabil dan maksimal.
Manajemen PAM Tirta Karajae berharap penataan jaringan dan rekayasa pendistribusian ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan serta menjawab kebutuhan suplai air bersih bagi masyarakat Kota Parepare secara merata.
