Utarakannews.com, Makassar – Era baru WhatsApp resmi dimulai. Meta mulai menguji coba layanan berlangganan opsional yang diberi nama WhatsApp Plus. Untuk tahap awal, fitur berbayar ini baru menyambangi sejumlah pengguna di kawasan Eropa.
Kehadiran paket langganan ini pertama kali diungkap oleh konsultan media sosial Matt Navarra dan telah dikonfirmasi langsung oleh pihak Meta.
“WhatsApp sedang menguji langganan opsional baru bernama WhatsApp+, yang dirancang bagi pengguna yang menginginkan lebih banyak cara untuk mengatur dan mempersonalisasi pengalaman mereka,” ungkap juru bicara Meta kepada TechCrunch, sebagaimana dikutip detikINET, Selasa (28/4/2026).
Lalu, apakah WhatsApp bakal jadi aplikasi berbayar? Tenang, Meta menjamin fitur dasar seperti kirim pesan, telepon, video call, hingga enkripsi end-to-end tetap gratis selamanya. WhatsApp Plus murni bersifat tambahan bagi mereka yang hobi “ngulik” tampilan.
Apa Saja Fitur Mewahnya?
Berdasarkan laporan WABetaInfo, WhatsApp Plus fokus pada kebebasan kustomisasi antarmuka. Berikut deretan fitur eksklusifnya:
Pin 20 Chat: Kalau di versi gratis cuma bisa pin 3 obrolan, pelanggan Plus bisa menyematkan hingga 20 chat penting sekaligus.
18 Warna Tema Baru: Bosan dengan warna hijau? Ada pilihan warna Vibrant Blue, Royal Purple, Forest Green, hingga Burgundy untuk merombak tampilan aplikasi.
Ganti Ikon Aplikasi: Tersedia 14 desain ikon WhatsApp, mulai dari gaya klasik, glitter, tema kosmik, hingga minimalis hitam-putih.
Nada Dering Eksklusif: Ada tambahan 10 nada dering premium dan fitur kustomisasi notifikasi untuk grup atau kontak tertentu secara massal.
Stiker Animasi Overlay: Akses stiker mewah yang animasinya bisa memenuhi layar. Kerennya, penerima tetap bisa melihat animasi ini meski mereka tidak berlangganan.
Bocoran Harga: Mulai Rp 14 Ribuan?
Meski Meta belum mengumumkan harga resmi global, bocoran harganya sudah beredar. Di wilayah Eropa, tarifnya dibanderol sekitar 2,49 Euro atau sekitar Rp 50.000 per bulan.
Namun, harga ini diprediksi bakal jauh lebih murah di negara berkembang. Sebagai gambaran, di Pakistan tarifnya disebut hanya 229 PKR atau sekitar Rp 14.000 saja.
Saat ini, WhatsApp Plus masih dalam tahap uji coba beta terbatas untuk pengguna Android. Jika pengujian ini sukses, fitur ini diprediksi akan menyambangi lebih banyak pengguna dalam beberapa minggu ke depan.
Tertarik berlangganan Sahabat Utarakan?
