Utarakannews.com, Parepare – Sebanyak 218 pemain sepak bola usia dini mengikuti seleksi ketat untuk memperkuat Persipare di ajang Piala Soeratin. Seleksi yang digelar di Lapangan Andi Makkasau, Kota Parepare, ini diikuti peserta dari berbagai daerah di Sulawesi.
Seleksi untuk kategori U-13 dan U-15 ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari. Menariknya, peserta tidak hanya datang dari wilayah Ajatappareng (Barru, Parepare, Sidrap, Pinrang, dan Enrekang), tetapi juga jauh-jauh datang dari Kabupaten Bone hingga Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat.
Ketua Askot PSSI Kota Parepare, Ahmad Arbi Agus, menyebut tingginya jumlah peserta menjadi bukti bahwa Parepare masih memiliki daya tarik kuat dalam urusan pembinaan atlet muda.
“Tingginya antusiasme peserta dari berbagai daerah menunjukkan jika Parepare masih menjadi magnet pembinaan sepak bola,” kata Ahmad Arbi Agus saat memantau langsung seleksi di lokasi, seperti dikutip dalam keterangannya.
Arbi merinci, dari total 218 peserta, sebanyak 135 pemain bersaing di kelompok umur U-15. Sementara untuk kategori U-13, tercatat ada 79 peserta yang ikut ambil bagian.
Pada tahap awal ini, tim pelatih akan menerapkan standar tinggi untuk menyaring pemain. Persipare mencari talenta yang benar-benar siap secara teknis maupun mental.
“Pada tahap awal, panitia menyeleksi ketat untuk menyaring pemain terbaik yang akan melanjutkan ke tahap berikutnya. Kita berharap mereka bisa menunjukkan potensi dan kemampuan terbaiknya,” jelas Arbi.
Ia juga menjamin proses seleksi untuk tim berjuluk The Green Force tersebut berjalan transparan. Arbi menegaskan tidak ada ruang bagi praktik “titip-menitip” pemain dalam proses ini.
“Saya sudah mewanti-wanti staf pelatih yang dipercayakan melakukan seleksi, tidak ada yang namanya pemain titipan,” tegasnya.
Piala Soeratin sendiri merupakan kawah candradimuka bagi pesepakbola muda di Indonesia. Melalui kompetisi ini, talenta-talenta berbakat dididik untuk menjadi fondasi bagi klub-klub besar di Liga 1 hingga diproyeksikan memperkuat Tim Nasional Indonesia di masa depan.
