Susul TikTok, Instagram Reels Kini Bisa Pasang Link Keranjang Kuning Buat Cari Cuan

instagram

Utarakannews.com, Makassar – Instagram resmi meluncurkan fitur baru yang memungkinkan pengguna menyisipkan tautan (link) produk afiliasi langsung di konten Reels. Lewat fitur ini, kreator bisa meraup cuan berupa komisi dari setiap produk yang terjual.

Kabar ini diumumkan langsung oleh Head of Instagram, Adam Mosseri. Ia menyebut fitur ini mempermudah kreator untuk merekomendasikan produk sekaligus mendapatkan keuntungan finansial.

“Anda kini dapat menggunakan tautan afiliasi dengan menandai (tagging) produk ke konten Reels dan mendapatkan komisi, jika ada pengguna lain yang berbelanja dari konten Anda,” ujar Mosseri dalam unggahan di akun IG resminya, dikutip Rabu (8/4/2026).

Cara Kerja Fitur Baru

Pantauan di aplikasi, menu baru bertuliskan “Add Product” akan muncul tepat di bawah kolom caption dan Tag People sebelum konten diunggah. Pengguna hanya perlu mengklik menu tersebut untuk menempelkan tautan produk yang muncul di video.

Nantinya, tautan dengan ikon kantong belanja akan muncul tepat di atas nama profil kreator pada konten Reels. Jika diklik, penonton akan langsung diarahkan ke situs belanja tempat produk tersebut dijual.

Belum Tersedia di Indonesia

Meski sudah diumumkan, fitur ini belum bisa dinikmati oleh seluruh pengguna secara serentak. Mosseri menyebut proses peluncuran dilakukan secara bertahap.

“Fitur ini akan digulirkan dalam beberapa minggu ke depan,” kata Mosseri memberikan petunjuk soal ketersediaan fitur.

Hingga Rabu (8/4/2026) pagi, fitur ini terpantau belum tersedia untuk pengguna di Indonesia, baik di perangkat Android maupun iOS. Instagram juga belum merinci syarat jumlah pengikut (followers) untuk bisa menggunakan fitur ini.

Hal ini sedikit berbeda dengan kompetitornya. YouTube Shorts misalnya, mewajibkan kreator memiliki 500 subscriber untuk menyematkan tautan afiliasi. Sementara TikTok Shop memberlakukan batas minimal 600 pengikut bagi akun kreator.

Langkah Meta, induk perusahaan Instagram, ini mempertegas ambisi mereka untuk menjadikan Instagram sebagai aplikasi super (superapp).

Instagram kini tidak lagi sekadar platform berbagi foto, melainkan solusi satu pintu yang mengintegrasikan konten hiburan dengan transaksi jual-beli.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *