Sentilan Ahmad Amiruddin untuk Pemain PSM Makassar: Butuh Kontribusi Lebih Demi Tim!

ahmad amiruddin

Utarakannews.com, Parepare – PSM Makassar harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang 1-1 oleh Persis Solo pada pekan ke-26 Super League 2025/2026, Sabtu (4/4/2026). Asisten pelatih PSM, Ahmad Amiruddin, menyoroti mentalitas pemain yang dinilai belum maksimal di lapangan.

Amiruddin sejatinya mengapresiasi kerja keras anak asuhnya sepanjang laga. Namun, ia merasa ada yang kurang dari sisi kepemimpinan kolektif saat tim sedang berjuang meraih kemenangan.

“Ini kan faktor mental secara keseluruhan, saya harus apresiasi pemain karena sudah berjuang. Tapi terkadang di momen-momen seperti ini kita butuh pemain lebih,” kata Ahmad Amiruddin usai laga.

Eks penyerang PSM ini menegaskan tim tidak boleh hanya mengandalkan satu atau dua orang saja untuk mengatur permainan. Menurutnya, setiap pemain yang menginjakkan kaki di rumput hijau wajib memiliki jiwa kepemimpinan.

“Kita butuh leader yang bisa mengangkat satu sama lain, bukan cuma satu-dua orang. Secara tim, secara menyeluruh, semua pemain yang ada di lapangan harus punya keberanian, harus punya kontribusi,” tegasnya.

Ia menilai ada keraguan dalam diri pemain untuk memberikan performa yang melampaui batas standar demi kepentingan tim.

“Dia harus lebih demi tim, dan itu mungkin yang agak kurang,” tambahnya.

Manajemen kepelatihan PSM tidak tinggal diam melihat masalah ini. Amiruddin berencana melakukan pendekatan personal kepada para pemain untuk membenahi masalah mental dan tanggung jawab di lapangan tersebut.

“Nanti mungkin saya harus bicara langsung face-to-face dengan pemain, harus sampaikan secara fair ke mereka bahwa analisa kami, kita butuh leader dari semua pemain,” ungkapnya.

Langkah ini diambil agar Pasukan Ramang tidak lagi kecolongan saat sudah berada dalam posisi unggul. Amiruddin ingin setiap pemain punya mentalitas untuk memberikan lebih di setiap pertandingan sisa musim ini.

“Supaya tim ini bisa mempertahankan keunggulan atau mencoba memberikan lebih di pertandingan,” pungkasnya.

Hasil imbang ini menjadi alarm bagi PSM Makassar untuk menjauh dari zona degradasi Super League 2025/2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *